Pengaruh Marketing Politik
![]() |
| www.tabloidnova.com |
Pada tanggal 23 September 2013 mata kuliah
Kapita Selekta kedatangan dosen tamu yang bernama Sarah Santi Msi yang memberikan
materi tentang Marketing Politik. Pengertian dari Marketing Politik itu sendiri
adalah aplikasi prinsip2 dan prosedur marketing di dalam kampanye politik individu2 maupun oleh organisasi politik
(Newman, 1999).
Marketing politik adalah tentang organisasi
politik (seperti partai, parlemen, departemen2 pemerintahan) yang mengadopsi
teknik (seperti riset pasar dan desain produk) dan konsep (seperti memuaskan
permintaan para pemilih/voters) yang sejatinya digunakan dalam dunia
bisnis untuk membantu mereka mencapai tujuan (seperti memenangkan pemilu atau
memperoleh kursi legislatif
![]() |
| zonawarta dot blogspot dot com |
Marketing politik tidak hanya dilihat selama
periode kampanye saja, melainkan partai
politik harus terus menerus memperhatikan, menampung dan menyalurkan aspirasi
masyarakat.
Ada 2 jenis kampanye :
•
Kampanye pemilu jangka pendek dan dilakukan
menjelang Pemilu
•
Kampanye politik jangka panjang dan dilakukan secara terus
menerus
Berikut adalah salah satu contoh marketing
politik dana kampanye pilgub DKI Jakarta 2012 :
1.
Foke
– Nara : Rp 62M
2.
Alex
– Nono :
Rp 24M
3.
Hidayat-
didik : Rp 19 M
4.
Jokowi
Ahok : Rp 16M
5.
Faisal
– Biem : Rp 4M
6.
Hendarji
– Riza : Rp 3M
Kesimpulannya adalah belanja iklan politik tahun 2008
sebesar Rp 2,2 T dibanding 2007 naik sebesar Rp 880M (66%). Dari data di atas, belanja
iklan politik di surat kabar Rp1,3T,
diantaranya iklan caleg Rp 180 M.
Selanjutnya adalah Dari data di atas, belanja iklan politik di surat kabar Rp1,3T, diantaranya iklan caleg Rp 180M.
Marketing politik bisa terjadi dikarenakan
beberapa sebab antara lain :
1.
Demokrasi
dan kapitalisme dunia
2.
Kemajuan
teknologi informasi dan telekomunikasi
3.
Media
lokal dan global
4.
Internet
dan demokrasi digital
5.
Meningkatnya
pendidikan politik masyarakat
6.
Ketersediaan
dan kemudahan akses informasi
7.
Semangat
emansipasi
8.
Masyarakat
global
“Hingar bingar politik kontemporer” Firmanzah
(2008). Marketing Politik: Antara Pemahanan dan Realitas. Jakarta
Dalam
Marketing Politik bisa terjadinya perbandingan yaitu disiplin ilmu dan Praktik
pemasaran Berikut penjelasannya antara lain :
Politik
Disiplin
Ilmu
Memusatkan
perhatian pada keyakinan, prinsip2, ide2 dan perdebatan bagaimana
seharusnya dunia ini dijalankan.
Contoh: NEOLIB : WTO – keran impor kedele – harga
kedele, pengusaha tempe . Perdebatan: dampak pada petani kedele, pengusaha
tempe dst
2. Praktik
Poltik
Relasi antar institusi, proses
legislasi dan perumusan kebijakan publik. Termasuk juga bagaimana memenangkan
pemilu dan mempertahankan kekuasaan
Marketing
1.
Disiplin
Memusatkan
perhatian pada bagaimana entitas bisnis berperilaku di dunia usaha dalam
memperoleh keuntungan.
2.
Praktik
Pemasaran
Artinya, bagaimana organisasi dikelola untuk
mencapai tujuan utama tsb yakni keuntungan. Terkait di sini adalah bicara
tentang strategi komunikasi dan manajemen pemasaran
Kelas E Kelompok 4
1.
David
(915090018)
2.
Have Chandra (915090203)
3.
Yenie ( 915010028)
4.
Ramer Tamara (915100073)
5.
Chindy
Mercy (915129201)












