Minggu, 06 Oktober 2013

Komunikasi Perusahaan dan Hubungannya Dengan Citra Perushaan


Pada hari Senin 30 September 2013 yang lalu, kami menghadiri kelas Kapita Selekta dengan materi mengenai komunikasi perusahaan yang dibawakan oleh Wijaya Laksana, seorang humas dari PT. Pupuk Kalimantan Timur. Beliau bukan hanya berbagi ilmu pengetahuan yang ia ketahui, namun ia juga bercerita berbagai pengalaman tak terduga yang pernah dialaminya.
linkedin(dot)com(slash)pub(slash)wijaya-laksana - Diunduh pada 2 Okt 2013

Pada awal pertemuan Pak Wijaya mengenalkan dirinya dan memulai kuliah dengan memberi pernyataan yang menjelaskan betapa menyenangkannya menjadi seorang yang bekerja di bidang komunikasi. Beliau bisa bertemu dengan banyak orang dan berkesempatan untuk merasakan berbagai pengalaman seru, unik dan tak terlupakan. Namun di sisi lain, ada juga beberapa saat di mana ia harus menginap dan tidur di bawah meja pada saat harus menyusun laporan akhir bulan.

antarafoto(dot)com - Diunduh pada 2 Okt 2013

Selain itu, sebagai seorang humas, ia harus menjalankan tugasnya untuk melakukan komunikasi perusahaan. Komunikasi perusahaan menjadi sangat penting karena komunikasi perusahaan dapat memproyeksikan citra perusahaan kepada khalayak atau masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting karena akan sangat memperngaruhi kelangsungan perusahaan dan masa depan perusahaan.

Jika diteliti lebih jauh, komuikasi perusahaan mencakup banyak hal. Mulai dari menyampaikan corporate image and identity, melakukan corporate advertising dan advokasi, media relation, melakukan komunikasi pemasaran, financial communication, philanthropy and CSR, government relation serta manajemen krisis. Maka dari itu, alagkah baiknya jika seorang yang menduduki posisi humas dalam suatu perusahaan mempunyai latar belakang pendidikan public relation.

bubblenews(dot)com - Diunduh pada 6 Okt 2013

Public relation itu sendiri adalah proses yang kontinyu dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill (kemauan baik) dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih  luas.  Ke  dalam  mengadakan analisis dan perbaikan diri sendiri, sedangkan keluar memberikan pernyataan-pernyataan. PR sebagai interpreter publik, dalam hal ini bertujuan untuk  menemukan apa yang benar-benar publik pikirkan tentang organisasi/perusahaan agar manajemen  dengan segera  dapat  mengetahuinya atau PR bekerja guna mengantisipasi secara benar perasaan publiknya.

Seorang humas ternyata juga memiliki fungsi manajemen. Seorang humas harus mengkoordinasikan unsur sumber daya yang dimiliki perusahaan. Seorang humas juga harus dapat mengelola arus informasi baik di dalam perusaahan, maupun arus informasi yang ada di luar perusahaan sehingga humas bisa memberikan infomasi yang bertanggung jawab terhadap publik perusahaan. Selain itu, menjalin hubungan baik dengan stakeholder juga merupakan fungsi dari seorang humas. Tak luput juga, proses pengambian keputusan ternyata juga dibantu oleh humas.

Komunikasi perusahaan tentunya sangat membutuhkan public relation yang baik karena dinamika informasi kini bergerak sangat cepat. Selain itu, public kini juga semakin kritis dan semakin selektif terhadap kemasan suatu informasi. Stakeholder dan permasalahan yang ada pun semakin kompleks dan dinamis sehingga diperlukan public relation yang bukan hanya sebagai corong dari perusahaan, tetapi juga dapat mengatasi masalah komunikasi baik internal maupun eksternal. Berbagai trend yang berkembang pun mengharuskan perusahaan untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih fokus dan terarah.

alshocker(dot)com - Diunduh pada 6 Okt 2013

Konsep corporate communication muncul pada tahun 1970an dipelopori oleh Mobil Oil, yang mengembangkan strategi PR yang kompleks dan menyeluruh untuk mematahkan isu pencemaran lingkungan & tuduhan pengambilan keuntungan yang berlebihan dari bisnis minyak. Unit corporate communication yang dibangun Mobil Oil ini tugasnya meliputi media relation, berhadapan dengan LSM, melobi pemerintah dan menciptakan public opinion yang favourable.

Dalam menjalani tugas corporate communication, seorang public relation memiliki alat-alat yang tentunya cocok untuk menjalankan komunikasi perusahaan. Mulai dari corporate culture, corporate identity, corporate philosophy, corporate citizenship, press relation yang baik, dan penguasaan alat dan teknologi.

Kelas E Kelompok 4 :
1. Have Chandra (915090203)
2. Yenie (915100072)
3. Ramer Tamara (915100073)
4. Chindy Mercy (915129201)
5. David (915090018)