Pada hari Senin 30 September 2013 yang lalu, kami menghadiri
kelas Kapita Selekta dengan materi mengenai komunikasi perusahaan yang
dibawakan oleh Wijaya Laksana, seorang humas dari PT. Pupuk Kalimantan Timur.
Beliau bukan hanya berbagi ilmu pengetahuan yang ia ketahui, namun ia juga
bercerita berbagai pengalaman tak terduga yang pernah dialaminya.
![]() |
| linkedin(dot)com(slash)pub(slash)wijaya-laksana - Diunduh pada 2 Okt 2013 |
Pada awal pertemuan Pak Wijaya mengenalkan dirinya dan
memulai kuliah dengan memberi pernyataan yang menjelaskan betapa
menyenangkannya menjadi seorang yang bekerja di bidang komunikasi. Beliau bisa
bertemu dengan banyak orang dan berkesempatan untuk merasakan berbagai
pengalaman seru, unik dan tak terlupakan. Namun di sisi lain, ada juga beberapa
saat di mana ia harus menginap dan tidur di bawah meja pada saat harus menyusun
laporan akhir bulan.
![]() |
| antarafoto(dot)com - Diunduh pada 2 Okt 2013 |
Selain itu, sebagai seorang humas, ia harus menjalankan
tugasnya untuk melakukan komunikasi perusahaan. Komunikasi perusahaan menjadi
sangat penting karena komunikasi perusahaan dapat memproyeksikan citra
perusahaan kepada khalayak atau masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting
karena akan sangat memperngaruhi kelangsungan perusahaan dan masa depan
perusahaan.
Jika diteliti lebih jauh, komuikasi perusahaan mencakup
banyak hal. Mulai dari menyampaikan corporate image and identity, melakukan
corporate advertising dan advokasi, media relation, melakukan komunikasi
pemasaran, financial communication, philanthropy and CSR, government relation
serta manajemen krisis. Maka dari itu, alagkah baiknya jika seorang yang
menduduki posisi humas dalam suatu perusahaan mempunyai latar belakang
pendidikan public relation.
![]() |
| bubblenews(dot)com - Diunduh pada 6 Okt 2013 |
Public relation itu sendiri adalah proses yang kontinyu dari
usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill (kemauan baik) dan pengertian
dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih
luas. Ke dalam
mengadakan analisis dan perbaikan diri sendiri, sedangkan keluar
memberikan pernyataan-pernyataan. PR sebagai interpreter publik, dalam hal ini
bertujuan untuk menemukan apa yang
benar-benar publik pikirkan tentang organisasi/perusahaan agar manajemen dengan segera
dapat mengetahuinya atau PR
bekerja guna mengantisipasi secara benar perasaan publiknya.
Seorang humas ternyata juga memiliki fungsi manajemen.
Seorang humas harus mengkoordinasikan unsur sumber daya yang dimiliki
perusahaan. Seorang humas juga harus dapat mengelola arus informasi baik di
dalam perusaahan, maupun arus informasi yang ada di luar perusahaan sehingga
humas bisa memberikan infomasi yang bertanggung jawab terhadap publik
perusahaan. Selain itu, menjalin hubungan baik dengan stakeholder juga merupakan
fungsi dari seorang humas. Tak luput juga, proses pengambian keputusan ternyata
juga dibantu oleh humas.
Komunikasi perusahaan tentunya sangat membutuhkan public
relation yang baik karena dinamika informasi kini bergerak sangat cepat. Selain
itu, public kini juga semakin kritis dan semakin selektif terhadap kemasan
suatu informasi. Stakeholder dan permasalahan yang ada pun semakin kompleks dan
dinamis sehingga diperlukan public relation yang bukan hanya sebagai corong
dari perusahaan, tetapi juga dapat mengatasi masalah komunikasi baik internal
maupun eksternal. Berbagai trend yang berkembang pun mengharuskan perusahaan
untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih fokus dan terarah.
![]() |
| alshocker(dot)com - Diunduh pada 6 Okt 2013 |
Konsep corporate communication muncul pada tahun 1970an dipelopori
oleh Mobil Oil, yang mengembangkan strategi PR yang kompleks dan menyeluruh
untuk mematahkan isu pencemaran lingkungan & tuduhan pengambilan keuntungan
yang berlebihan dari bisnis minyak. Unit corporate communication yang dibangun
Mobil Oil ini tugasnya meliputi media relation, berhadapan dengan LSM, melobi
pemerintah dan menciptakan public opinion yang favourable.
Dalam menjalani tugas corporate communication, seorang
public relation memiliki alat-alat yang tentunya cocok untuk menjalankan
komunikasi perusahaan. Mulai dari corporate culture, corporate identity, corporate
philosophy, corporate citizenship, press relation yang baik, dan penguasaan alat
dan teknologi.
Kelas E Kelompok 4 :
1. Have Chandra (915090203)
2. Yenie (915100072)
3. Ramer Tamara (915100073)
4. Chindy Mercy (915129201)
5. David (915090018)



